Rabu, 07 Mei 2008

sejarah

2. Sejarah Qurban dan Aqiqah

a. Sejarah Disyariatkan Qurban

Ibadah Qqqqurban disyariatkan oleh Allah SWT,untuk mengenang peristiwa Nabi Ibrahim as.dan oputranya yang bernama ismail.Kisah mereka ini terekam secara abadi dalam firman allah Swt pada QS.Al-Shaffat:100-111.Dalam kisah itu diceritakan ,bahwa pada suatu malam Allah Ta’ala menguji kepada Nabi Ibrahim melalui impian yang baik agar ibrahim mengorbankan putra kandungannya yang sangat disayanginya yaitu ismail.Maka disampaikanlah mimpimnya itu kepada ismail seraya menanyakan bagaimana pendapatnya.Oleh karena ismail termasuk pemuda yang shaleh dan taat mengikuti ajaran-ajaran Ibrahim sebagai bapaknya,ia menjawab:”Hai bapakku,kerjakanlah apa yang diperintahkan Allah kepadamu.insya Allah kami akan mendapatkan termasukorang-orang yang sabar.” Maka tatkala keduanya telah berserah diri dan ibrahim telah membaringkan Ismail untuk siap di sembelih maka Allah SWT.berfirman :”Hai ibrahim sesungguhnya kamu telah membenarkan mimpi itu.sesungguhnya demikianlah kami memberi balasan kepada orang-orang yang berbuat baik.Sesungguhnya ini benar-benar suatu ujian nyata”. Pada akhir cerita ini kemudian Allah menebus anak itu dengan seekor sembelihan yang besar.

b. Sejarah Disyariatkan Aqiqah

Jika sejarah tentang qurban mudah diperoleh,karena terdapat kisahnya dalam Al-Qur’an,maka sejarah tentang aqiqah secara tepat sulit didapat.Namun demikian aqiqah adalah merupakan perwujudan dari rasa syukur akan kehadiran seorang anak.Sejauh ini dapat ditelusuri,bahwa yang pertama diaqiqahi adalah dua orang saudara kembar,cucu Nabi Muhammad SAW dari perkawinan Fatimah dengan Ali bin Abi Thalib,yang bernama Hasan dan Husen.

1 komentar:

mwiyono mengatakan...

mantab sekali blog mu bro